Empat Pilar MPR RI Yang Harus Terdengar Seantero Negeri

7:15:00 AM
Acara Ngobrol Bareng MPR RI
Sabtu kemarin (4/11) menjadi gelaran kedua Saya mengikuti agenda sosialisasi empat pilar oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI). Sebelumnya Saya pernah mengikuti ajang yang sama pada saat saya kuliah di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) beberapa tahun silam.

SUNGGUH NOSTALGIA!

Bertempat di Hotel Fairfield by Marriots di Surabaya, acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dikemas dengan santai ala Ngobrol bareng MPR RI. Sungguh sangat istimewa, terlebih untuk mengajak Netizen seperti kami untuk ikut acara ini.

Saya dan teman-teman menyempatkan diri untuk foto-foto sejenak untuk bahan postingan ataupun menambah koleksi feeds foto Instagram. Kegiatan inilah yang biasa kami lakukan selaku generasi millenials. 

Jam 9 acara dimulai. Kami memasuki ruangan dengan disambut banner berwarna merah putih bertuliskan "Ngobrol Bareng MPR RI".

Empat Pilar MPR RI memang menjadi fokus bahasan utama dalam ngobrol kami pada saat itu. Dipimpin oleh Sekjen MPR RI, Ma'ruf Cahyono membuat pembahasan berat ini menjadi renyah dan mudah untuk dipahami.

Empat Pilar MPR RI. Empat kata sakti dengan empat butir rumusan yang selalu didengungkan oleh MPR RI. Empat pilar ini selalu MPR RI bawa kemanapun ia pergi, sehingga saya sempat berpikir kenapa harus massive seperti demikian.

Oiya, for your information, Empat Pilar MPR RI yang dimaksud tersebut adalah:
  1. Pancasila Sebagai Dasar dan Ideologi Negara
  2. UUD NRI Tahun 1945 Sebagai Konstitusi Negara
  3. NKRI Sebagai Bentuk Negara
  4. Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Semboyan Negara
Nah.. Setelah saya baca-baca kembali artikel dan beberapa referensi buku dari MPR RI, saya paham bahwa MPR diamanahkan oleh Undang-undang (UU) untuk melakukan kegiatan pemahaman nilai-nilai luhur bangsa kepada masyarakat.

Ya salah satunya melalui Sosialisasi Empat Pilar ini.

Sebab bukan tanpa alasan MPR getol-getolnya melakukan giat sosialisasi, terlebih kondisi politik di Indonesia yang memanas akhir-akhir ini akibat berita bohong (hoax) ataupun provokatif dalam dunia nyata maupun dunia maya.

Hal ini dilakukan guna menggali kembali rasa nasionalisme yang ada pada diri anak-anak bumi pertiwi. Sehingga segala bentuk radikalisme yang ada takkan mampu untuk menghancurkan Indonesia.
Komunitas Blogger Plat-M bersama Sekjen MPR RI
Menyasar audiens pun dari segala kalangan, utamanya kaum millenials yang merupakan bonus demografi yang dimiliki oleh Indonesia, dan saya rasa ini pilihan cerdas. Bisa dibayangkan generasi produktif akan lebih banyak pada tahun 2030 nanti.

Tentu ini merupakan nilai "investasi" yang cukup baik dilakukan oleh MPR RI guna menyongsong masa depan Indonesia yang lebih baik. Bukannya fana, tapi hal ini penting dilakukan untuk membentengi ideologi bangsa dari banyaknya ideologi dari negara lain yang masuk ke Indonesia di masa globalisasi ini.

Suatu langkah awal yang baik bukan? Karena saya pun meyakini mencegah hal buruk lebih baik daripada hal buruk tersebut harus terjadi. Ya, hal buruk ini dianalogikan kehancuran Indonesia bilamana kader-kader bangsa ini tidak memiliki pondasi yang kokoh akan ideologi bangsanya sendiri.

Saya yakin bahwa memupuk nilai nasionalisme dari diri kita dimulai sejak dini. Dari berbagai macam ilmu dari SD hingga kuliah maupun pemahaman-pemahaman seperti empat pilar yang disosialisasikan oleh MPR RI.

Saya masih optimis, anak muda jaman now masih bisa memberikan sumbangsih serta kontribusi lebih kepada negaranya. Minimal, mencintai negeri ini dengan cara tidak merusak nilai-nilai kebaikan yang diwariskan oleh leluhur.

Dengan pertimbangan tersebut, saya rasa tidak ada salahnya kita dukung upaya MPR RI ini untuk mendengungkan Empat Pilar MPR RI hingga terdengar ke pelosok negeri.

Catatan: Akhirnya, acara tersebut sempat menjadi viral melalui sistem trending topic di Twitter dengan menggunakan hestek #NgobrolBarengMPR

Artikel Terkait

Previous
Next Post »