Film My Generation: Sebuah Pembelajaran di Era Milenial

8:41:00 PM 8
Poster Film My Generation
Akhir-akhir ini banyak media mengulas film My Generation. Film yang di garap oleh IFI Sinema ini rencananya akan tayang perdana di Bioskop pada tanggal 9 November 2017. Nah ada sedikit hal nih yang perlu kamu tau tentang film ini. Yuk lanjut baca.

Film besutan Mbak Upi ini bercerita tentang persahabatan empat anak SMA, Zeke, Konji, Suki dan Orly. Cerita dimulai saat mereka gagal liburan dikarenakan video mereka yang isinya memprotes guru viral. Mereka dihukum tidak boleh liburan.

Dari hukuman tersebutlah, mereka memulai petualangan mereka yang membawanya kepada kejadian-kejadian yang tidak mereka duga sebelumnya yang tentunya memberikan pelajaran berarti dalam hidup mereka. 

Keempat anak milenial ini memiliki karakter yang berbeda-beda tentunya, sehingga membuat jalan cerita film ini sangat menarik.
Orly. Perempuan kritis, pintar dan berprinsip. Ia sedang dalam pemberontakan akan kesetaraan gender dan hal-hal lain yang melablei kaum perempuan. Salah satunya tentang keperawanan.

Orly berusaha mendobrak dan menghancurkan label-label negatif yang sering diberikan kepada perempuan. Diluar itu, Orly sedang bermasalah dengan ibunya yang single parent, yang sedang berpacaran dengan pria yang jauh lebih muda. Bagi Orly, gaya hidup sang ibu tidak sesuai dengan umurnya.
Suki. Perempuan paling cool diantara temannya. Memiliki kepercayaan diri yang berusaha ia sembunyikan. Krisis kepercayaan dirinya semakin besar seiring dengan sikap orang tuanya yang selalu berpikiran negatif terhadap dirinya.
Zeke. Rebellious tapi juga easy going dan sangat loyal pada sahabat-sahabatnya. Ia juga ternyata memendam maslah yang sangat besar dan menyimpan luka yang dalam di hatinya.

Zeke merasa kedua orang tuanya tidak mencintainya dan tidak menginginkan keberadaannya. Untuk menyembuhkan luka yang dipendamnya, Zeke harus berani mengonfrontasi orang tuanya dan membuka pintu komunikasi yang selama ini terputus diantara mereka.
Konji. Polos dan naif, tengah mengalami dilema pada masa Pubertasnya. Ia merasa ditekan oleh aturan orang tuanya yang sangat kolot dan over protectiv. Hingga ada peristiwa yang membuatnya shock. Hal itu membuat kepercayaan kepada orang tuanya hilang dan Konji mempertanyakan moralitas kedua orang tuanya yang sangat kontradiktif dengan semua peraturan yang mereka tuntut kepada Konji.

Anak muda kekinian dengan sifatnya yang menurut saya dengan jiwa yang labil, selalu ingin mencapai tujuan dan tidak suka dihalang-halangi. Termasuk orang tua yang notabene punya pemikiran tersendiri tentang masa depan anaknya.

Namun, kita tahu anak muda tidak semudah itu untuk diatur. Banyak mimpi yang kadang berbenturan dengan keinginan orang tua. Banyak jalan yang mereka pilih yang juga tak sesuai apa yang orang tua mau. Inilah intinya, problematika jaman milenial yang cukup kompleks dan menarik untuk diangkat.

Menurut Mbak Upi, film ini telah melalui riset selama dua tahun dan proses produksinya yang mencapai satu tahun. 

"Untuk film ini, saya melakukan riset yang intensive, dimana saya melihat komunikasi yang terjadi pada generasi milenials, bahkan untuk beberpa dialog saya mengambil dan memasukkan beberapa percakapan anak milenials di social media, sehingga dialog ataupun karakter di film 'My Generation' ini benar-benar sesuai dengan gaya bahasa  dan tren anak muda jaman sekarang." tutup Mbak Upi.

Ngga sabar nunggu filmnya? Semoga film ini menginspirasi kita semua ya. :)


Inovasi Surabaya Snowcake Dalam Menu Varian Baru

6:44:00 PM 0
Zaskia Sungkar di acara launching varian baru Surabaya Snowcake.
Jalan-jalan ke Surabaya nggak lengkap rasanya kalau nggak ada acara. Nah kebetulan, waktu ke Surabaya kemaren (3/10) saya menyempatkan hadir di acara peluncuran produk baru dari Surabaya Snowcake. Ya memang saya diundang sih.

Berlokasi di Makmu Cafe, daerah Merr yang merupakan pucuknya Surabaya acara parkiran sudah full ditempati para fans-nya Zaskia Sungkar, owner Surabaya Snowcake. Saya datang bertepatan dengan mobil warna hitam Zaskia yang juga datang.

Riuh para undangan, fans dan awak media memenuhi seluruh penjuru cafe. Memang, paras Zaskia membuat siapa saja yang melihat meleleh dibuatnya. Tak terkecuali saya. hehe
Cake yang bebas kita makan selama acara berlangsung.
Acara dimulai dengan cukup menarik, peserta yang datang diberi kain berwarna hitam atau putih sebagai penutup mata untuk kemudian mencicipi varian rasa baru dari Surabaya Snowcake. Jadi tebak-tebakan ini ceritanya, hehe. Btw, kita datang dengan dresscode lho. Putih atau hitam. Saya sih pakai kaos putih.

Peserta dibagi membentuk sebuah tim sesuai warna pakaian. Bagi yang berpakaian putih masuk team #SSCPutih dan yang berpakaian hitam tergabung dalam team #SSCHitam.

Dan.. selanjutnya saya sih gatau team ini mau ngapain, karena saya gagal fokus. Hahaha. Saya sih fokus sama menu baru yang disuguhkan. Yang saya ingat di akhir game adalah dipilihnya salah satu peserta dengan kostum terbaik. Daaann.. jelas bukan saya! hahay
Varian baru #SSCPutih dan #SSCHitam.
Oiyaa.. sudah tau varian rasa Surabaya Snowcake yang baru? nih listnya dibagi dua varian:

#SSCPutih
- Snowcake Choco Banana 
- Snowcake Choco Greentea 
- Snowcake Choco Crunchy 
- Snowcake O'Cheese 
- Snowcake Cheese 

#SSCHitam
- Snowmissyou Crunchy 
- Snowcoco Maltine 
- Snowcheese Butter
Surabaya Snowcake varian lama.
Nah salah satu yang membedakan varian baru dan lama adalah, bergantinya pastry dengan biskuit lembut. Itu lho.. pastry yang biasanya berada di atas dan bawah cake varian lama. Kini hanya dibagian bawah saja yang diganti dengan biskuit.

Finally, saya rasa ini langkah bagus bagi Surabaya Snowcake dalam eksistensinya di dunia perkuean Nusantara. Hal ini seakan menjawab keluhan konsumen yang merasa ribet dengan pastry pada varian lama. Nah, jadi kalian suka yang mana? 

Bagi yang belum ngerasain varian terbaru dari Surabaya Snowcake ini, kalian bisa mampir ke outlet Surabaya Snowcake di Jl. Flores no 15 Surabaya dan Jl. Jemursari no. 91 Surabaya. Oiya, di Royal Plaza Surabaya dan Lippo Mall Sidoarjo juga ada lho. 

Kuy cobaen!