UU PPKSK DAN PERANAN PENTINGNYA BAGI KESTABILAN SISTEM KEUANGAN DI INDONESIA

3:54:00 AM 1

Krisis Moneter Indonesia

Krisis moneter di Asia yang terjadi pada tahun 1998 tentu menjadi momok tersendiri bagi masyarakat Asia, khususnya Indonesia. Indonesia yang selama belasan tahun mengalami pertumbuhan ekonomi yang mengagumkan, terpaksa menelan kenyataan bahwa krisis hebat sedang melanda ekonomi tanah air. Hanya dalam setahun semua dapat terjadi, termasuk krisis di beberapa negara Asia ini.

Berkaca pada kejadian di atas, tentu membuat Indonesia yang kini dalam perekonomian jauh lebih baik dari 18 tahun lalu, tetap harus waspada. Kewaspadaan tersebut lebih mengarah pada kembalinya keadaan krisis ekonomi yang sewaktu-waktu menerpa Indonesia. Hal ini menjadi salah satu yang mendasari lahirnya Undang-undang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (UU PPKSK) pada tanggal 17 Maret 2016 lalu.

Hadirnya UU PPKSK merupakan upaya pemerintah, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) serta otoritas terkait untuk dapat digunakan sebagai payung hukum dalam membuat kebijakan penanggulangan krisis jika terjadi di Indonesia. Sehingga pihak terkait dapat bertindak cepat dan tepat saat mengetahui kemunculan tanda-tanda terjadinya krisis.

UU PPKSK lebih terfokus pada pencegahan dan penanganan permasalahan bank sistemik sebagai bagian penting dari sistem keuangan. Bank sistemik sendiri merupakan bank yang beroperasi dengan skala besar, memiliki modal besar, memiliki anak usaha yang menangani usaha atau beroperasi di bidang lain, serta mempunyai interkoneksi dengan bank-bank yang lainnya. OJK sendiri baru akan mengeluarkan daftar bank-bank sistemik tiga bulan setelah tanggal disahkannya UU PPKSK dan akan dievaluasi pada setiap semesternya.

UU ini pun sangat strategis sebagai protokol krisis, juga dapat melindungi nasabah serta pelaku usaha yang berkecimpung dalam lembaga keuangan agar lebih terjamin dan aman karena adanya payung hukum yang sudah jelas. Dalam pelaksanaannya, UU ini menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian, terutama terkait dengan meminimalisir pemakaian dana Anggaran Penggunaan Belanja Negara (APBN) ataupun terjadinya hal-hal yang dapat memberatkan keuangan negara.

UU yang awalnya disebut Jaring Pengaman Sistem Keuangan (JPSK) ini, juga menegaskan kewenangan dan peran lembaga-lembaga otoritas keuangan dalam menjawab persoalan krisis yang selama ini belum memiliki batas-batasan yang jelas dan tegas. Jadi dalam regulasi ini diatur pula tentang penguatan peran, fungsi dan koordinasi antar empat lembaga yang tergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Empat lembaga tersebut yakni, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), BI, OJK dan LPS.

Jika nantinya Indonesia terindikasi atau telah ditemui tanda-tanda kemunculan terjadinya krisis, Presiden dengan rekomendasi dari KSSK akan memerintahkan LPS untuk merestrukturisasi bank bersangkutan yang menjadi faktor resiko terjadinya krisis.

Dengan kandungan kompleksitas dalam penjagaan stabilitas keuangan, saat ini UU PPKSK yang terdiri dari 8 bab dan 55 pasal tersebut, menjadi landasan hukum yang melengkapi undang-undang lain yang bersangkutan seperti UU Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, UU Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta UU Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dapat dibayangkan jika kebijakan dalam UU PPKSK tidak disahkan dan diterapkan, maka keresahan-keresahan mungkin akan kembali menghantui Indonesia. Bayang-bayang gagalnya LPS dalam mekanisme penyelesaian krisis perbankan pada skema penyelamatan Bank Century mungkin bisa saja terjadi kembali. Tak kalah hebohnya yakni terjadinya resesi global di tahun 2008 yang diharapkan tidak lagi terjadi nantinya, yang mana akan berdampak buruk pada stabilitas sistem keuangan di Indonesia.

Namun saat ini, skema penyelamatan seperti yang dilakukan LPS dengan menggelontorkan modal segar sebesar 1,6 triliun kepada Bank Century, tak akan mungkin lagi dilakukan dengan adanya UU yang baru disahkan ini. Skema lama tersebut dinilai kurang efektif dan dirasa merugikan negara, hal tersebut disebabkan tidak adanya skema yang dinilai handal dalam menyelesaikan persoalan krisis perbankan.

Dengan hadirnya kebijakan pemerintah yang tertuang dalam UU PPKSK ini, diharapkan mampu mencegah terjadinya krisis di Indonesia. Kebijakan ini dirasa bagus dan memiliki nilai plus guna membangun sistem keuangan yang tangguh dalam menghadapi kondisi krisis sistem keuangan. Dengan begitu tercapailah stabilitas sistem keuangan terpadu dan efektif.

SEBUAH METAMORFOSA PERSAHABATAN

7:19:00 AM 0
Sebuah film persembahan Com-B Production

Tuhan memang telah menentukan takdir setiap masing-masing hambanya, semua tertulis dalam Lauhul Mahfudz tanpa terkecuali. Namun setiap manusia masih bebas untuk memilih jalan hidupnya sendiri, akankah ingin lurus atau berliku. Meski begitu, kita selaku manusia tetap tak bisa melihat bagaimana masa depan nanti.

Curang? Tidak.. Tuhan hanya ingin melihat sejauh mana kita serius untuk mendapatkan hati-Nya. Lalu memberi kita hadiah yang setimpal atas apa yang kita lakukan.

Sebuah tontonan dalam youtube, memicu memori dalam otak saya untuk mengingat kembali akan sebuah film. Film tentang sebuah kisah persahabatan. Persahabatan yang terkenang kembali setelah sekian lama terpisah oleh dimensi jarak dan waktu. Namun bertemu dalam situasi dan kondisi yang mungkin tak pernah dibayangkan oleh sepasang sahabat tersebut,

Ya, film ini juga mengingatkan bahwa saya juga turut andil dalam pembuatan film tersebut. Film yang digarap bersama-sama oleh teman sekelas dengan nama Com-B Production. Susah, senang, sedih dan bahagia semua ada dalam proses pembuatan film yang dikerjakan dengan dana tidak sedikit ini, tentunya bagi kantong mahasiswa.

Setiap detik dalam film yang berjudul 'Metamofosa' ini, membuat saya mengingat akan pentingnya kerjasama dan semangat yang pernah saya dan tim lakukan dalam proses pembuatannya. Tentu tak mudah menggabungkan niat pembuatan film ini terhadap semua anak di kelas jika tak berkedok tugas. Tapi, apa daya Tuhan telah menyatukan kita disini. Di film ini.

Tentunya tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman Com-B Production atas kerjasama kita semua dalam proses pembuatan film ini. Setelah melihat hasilnya, saya rasa wajar jika masih ada kekurangan dan keterbatasan seperti apa yang dikatakan orang lain. Kita masih dalam tahap belajar. Namun dalam batin saya terbesit kata OUR FILM ARE AMAZING AND WONDERFUL!

Sungguh, speechless rasanya saat menonton film ini. Dan behind the scene film ini juga tak lupa membuat saya untuk kembali tertawa.

Jika kalian ingin menonton film berdurasi kurang dari 20 menit ini, monggo..





SERUNYA BELAJAR DALAM #ROADBLOGMADURA

7:22:00 AM 4
Keceriaan saat foto bersama dalam acara Roadblog Madura
Roadblog Madura merupakan event kedua dari serangkaian acara Roadblog yang digelar di sepuluh kota dan diselenggarakan oleh Excite. Dalam melaksanakan acaranya dipelbagai kota, Excite merangkul komunitas blogger yang terdapat di masing-masing kota. Plat-M yang notabene merupakan komunitas blogger terbesar di Madura, terpilih untuk bekerjasama menyukseskan acara yang bertajuk Roadblog Madura.

Di Madura, kegiatan ini dilaksanakan pada tanggan 27 Maret 2016. Tema yang diangkat dalam acara seminar dan workshop kali ini adalah optimalisasi Search Engine Optimization (SEO) dan hypnowriting. Tak kalah meriah dari Aceh yang terlebih dahulu melaksanakan acara, Madura selaku tuan rumah tentu memberikan acara yang lebih seru dan keren pastinya.

Penasaran dengan keseruannya? Yuk kita tonton videonya!